Genset Anda Mengalami Overspeed
Teknologi Terapan

Genset Anda Mengalami Overspeed ?

Genset Anda Mengalami Overspeed ? Pada setiap mesin yang digunakan oleh manusia, biasanya memiliki batasan putaran tertentu untuk bekerja. Begitu juga dengan penggunaan mesin genset rumahan, industri, dan lain-lain, dimana dalam keadaan normal genset biasanya masuk dalam kategori Medium Speed atau kecepatan menengah, dengan durasi putaran sekitar 1500-1800 rotasi per menit (RPM).
 
Akan tetapi, pada suatu keadaan tertentu, sebuah mesin dapat mengalami putaran berlebih, sehingga akan mengalami overspeed. Overspeed adalah suatu keadaan dimana mesin mengalami peningkatan kecepatan putaran dari batas normal. Untuk mendeteksi awal apakah mesin genset Anda mengalami overspeed atau tidak, Anda bisa melakukan pengecekan terhadap frekuensi suara dari suara mesin yang dihasilkan oleh mesin genset Anda.

Hasil gambar untuk Genset Anda Mengalami Overspeed ? 
Jika Anda mendengar frekuensi suara kebisingan mesin terus mengalami kenaikan, maka dapat dipastikan bahwa mesin genset Anda mengalami overspeed, dan menjadi tak terkendali, atau bahkan bisa meledak tanpa terduga!
 
Akibat dari putaran mesin yang sangat cepat dan melebihi batas aman dari mesin tersebut, maka lama-kelamaan komponen yang ada di dalam mesin akan mengalami tekanan yang hebat, dan pada akhirnya akan mengalami rusak seperti patah atau pecah. Bahayanya, komponen yang pecah  tersebut akan terlempar dengan kecepatan yang sangat cepat, bahkan hingga menyamai peluru! Dan saling menghancurkan komponen satu yang lainnya di mesin genset Anda secara beruntun.
 
Penyebab Terjadinya Overspeed

Biasanya, penyebab yang paling umum, dan paling sering menyebabkan terjadinya overspeed pada mesin genset adalah karena terdapat beberapa gangguan pada sistem injeksi BBM mesin genset. Gangguan yang sering terjadi pada injeksi BBM kebanyakan karena mekanisme sistem yang aus dan juga bisa karena BBM yang akan dimasukkan telah kotor atau sudah tercampur air.
 
Seperti yang kita ketahui, bahwa air dapat mengakibatkan proses korosi atau karat pada besi, dan dalam kasus ini, air yang tercampur pada BBM dapat menimbulkan karat pada plunger pada sistem injeksi. Akibat dari karat dan partikel kotoran yang tercampur tersebut dapat menyebabkan kinerja plunger macet dan volume bahan bakar yang masuk ke ruang bakar menjadi tidak terkendali.